Jelajah Singapore Day#1
Ini kali kedua saya ke sini, dan ini pertama kalinya saya benar-benar berkunjung ke dalamnya. Kesan pertama saya pada negara mungil ini adalah bersih dan rapi (sesuai dengan rumor yang beredar dan masuk ke telinga saya dari dulu). Saking tertata rapinya, bahkan saya yang baru dan asing ini bisa tahu di mana saya mendapatkan peta, di mana harus beli kartu, dan lain sebagainya hanya dengan melihat display-display yang ada. Hmm, cocok nih buat contoh-contoh keergonomisan, haha...
Hi-tech merupakan kesan lain yang saya dapatkan dari si mungil ini. Segala sistem yang terotomasi dan memudahkan pengguna ini terintegrasi secara bagus. Mass Rapid Transit (MRT) ini merupakan salah satu keunggulan yang saya gemari, karena dengan kereta-kereta ini lah saya bisa keliling negara ini dengan mudah. Keretanya dateng tiap 3 menit, man! Kurang oke apa coba?! Dari segi ruang terbuka hijau (RTH), negara ini sangat-sangat mantab mengelolanya. Pejalan kaki pun sangat nyaman dan terfasilitasi.
Dari segi penduduk, Singapore dihuni oleh penduduk multirasial dari cina, melayu, india, dan pendatang lainnya. Dilihat dari attitude dan kegiatan mereka, orang-orang di sini sangat normatif dan sibuk sepanjang waktu. Kebanyakan hanya dapat ditemui di subway atau di dalam gedung-gedung. Jarang sekali ketemu orang di jalan.
Pertama-tama saya beli ez-link card untuk MRT seharga 12 SGD (5 SGD untuk kartu dan 7 SGD ini voucher di dalamnya). Setelah mendapat kartu ini, saya bebas ke mana-mana menggunakan MRT maupun bus untuk keliling-keliling. :D
Little India
| Little India MRT station |
Little India merupakan salah satu daerah etnis di Singapore yang menawarkan miniatur India seperti layaknya jalan-jalan di New Delhi atau Mumbai (katanya). Saya mampir ke sini untuk menemani si Kanya, Hana, & Ria mencari dorm bermalam selama 2 hari. Di sini banyak terdapat hostel/dorm untuk para backpackers yang lumayan terjangkau dengan harga 22-30 SGD per malam. Dari segi penduduk otomatis mayoritas dari orang India. Selain itu, di sini juga menjual berbagai macam makanan khas India, kain sari, dupa, bunga, patung-patung, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan India. Aroma rempah khas India juga dapat tercium saat Anda jalan-jalan di pertokoannya.
Serangoon
Saya pergi ke tempat ini untuk bertemu si Baim dan berencana bermalam di flat-nya. Berhubung dia masih jam kerja, maka saya muter-muter sambil melihat-lihat sekeliling daerah tersebut hingga akhirnya saya memasuki salah satu mall untuk membeli minum. Suasana mall ini sangat berbeda dengan mall-mall di Indonesia. Di rooftop mall ini disediakan area bermain anak-anak balita semacam waterboom mini. Selain itu tersedia pula Library (perpustakaan) bagi pengunjung. Banyak anak-anak sekolah yang memakan bekal mereka bersama-sama sambil duduk melingkar. Ada pula anak-anak kecil yang kursus Balet. Terasa bahwa fasilitas umumnya sangat terpakai dan tepat sasaran.

